Kenapa Postingan Bisa VIRAL

Ada yang menarik dari sirkel pertemanan saya. Dalam bulan ini sudah ada 3 teman yang postingan facebooknya viral di media sosial. Ada salah satu rekan saya, dia mengkritik wartawan yang menulis berita tidak penting. Bahkan sampai di mention oleh Lambe Turah. Ada juga yang mengkritik karyawan BUMN, bahkan postingan ini sempat digoreng oleh buzzer. Nah yang terbaru ada yang postingan berbagai Versi PPKM nya telah di share oleh 2200 lebih netijen.

Nah, kenapa sih ada postingan yang bisa viral?! Apa setiap postingan kita di facebook punya potensi untuk viral?! Nah ternyata ini ada teori nya loh. Nama Teori nya “STEPPS”. Jika sebuah postingan memiliki variabel stepps didalamnya. Kemungkinan postingan tersebut akan Viral lebih besar daripada yang tidak.

Jadi apa itu stepps?! Stepps adalah sebuah teori marketing yang dicetuskan oleh seorang pakar branding, Jonah Berger namanya. STEPPS ini kepanjangan nya S= Social Currency , T= Trigger , E = Emotion , P = Public , P = Practical Values , dan S = Storytelling.

Social Currency, ada ketika postingan tersebut memiliki nilai tukar bagi publik. Orang akan cenderung membagikan konten yang bisa membuat mereka bangga saat membagikanya. Kebangganya ini muncul dalam diri mereka ketika membaca sebuah konten yang merasa relevan dengan diri mereka dan mereka sependapat akan hal itu.

Trigger, ada ketika postingan tersebut memiliki pemicu. Pemicu ini dapat berasal dari judul, konteks, atau stimulus lain yang bisa menarik perhatian orang lain untuk membaca dan membagikannya. Contohnya saat wartawan tribunnews membuat judul berita. Trigger juga bisa didapat dari pilihan diksi yang digunakan dalam postingan.

Emotional, ada ketika postingan tersebut membawa perasaan audiens untuk larut terlibat didalamnya. Emosi ini bisa bernilai positif sekaligus negatif. Ketika audiens larut dalam Perasaan sedih dan bahagia setelah membaca postingannya, saat itu postingan anda sudah memiliki unsur emotional didalamnya.

Public, ada ketika postingan tersebut menemukan ruang yang pas dan bertemu dengan audiens yang tepat. Tulisan sejenis akan viral di facebook, namun belum tentu akan viral jika di posting di tiktok. Hal ini tidak terlepas dari masing-masing platform yang memiliki kultur dan pengguna yang berbeda. Anda membahas sepakbola di grup pecinta KPop, mungkin tidak akan ketemu peluang nya untuk viral.

Practical Value, ada ketika postingan ini memiliki nilai informatif didalamnya. Ketika audiens membaca postingan anda, dan mereka mendapat 1 informasi baru entah itu informasi yang berguna maupun tidak berguna. Peluang audiens untuk membagikan postingan anda akan jauh lebih besar.

Story, ada ketika postingan ini memiliki narasi yang bernilai. Narasi bernilai ini maksudnya narasi yang mampu menyentuh sisi personal orang yang membacanya. TIdak musti panjang, tulisan yang 1 kalimat pun jika punya nilai, pasti kecenderungannya untuk menjadi viral jadi lebih besar.

Nah, setelah melihat teori stepps diatas dan dihubungkan dengan postingan teman-teman saya yang viral. Ternyata postingan mereka memang telah memenuhi syarat-syarat STEPPS diatas.

Dan menariknya, ini bisa kita gunakan untuk meningkatkan performa dagangan loh. Gak percaya? Silahkan mencoba.